Menu Kontinental

 

Pengertian Masakan Kontinental, Ciri-ciri, Urutan Menu dan Susunan Menu Masakan Kontinental


A. Pengertian Masakan Kontinental
Masakan Kontinental adalah masakan yang berasal dari negara yang mempunyai dataran luas, seperti Perancis, Inggris, Amerika, Australia (negara negara Eropa). Sejarah masakan kontinental dimulai ketika bangsa Romawi jaya melawan Eropa, untuk merayakannya diadakanlah pesta.Orang tidak puas lagi dengan hidangan-hidangan yang sederhana. Sekitar abad ke XIV mulailah dikenal penggunaan berbagai macam saus. Seluruh Eropa membuat pesta dimana-mana termasuk di Perancis. Perancislah yang kemudian mengembangkan seni masak ini hingga dapat diterima di seluruh dunia. Sewaktu bangsa Eropa pada abad XIII menjelajahi dunia Timur mulailah penggunaan dan pembuatan mie yang kemudian dikembangkan menjadi spaghetti, macaronidan vermicelli yang menjadi terkenal sebagai makanan khas Italia. Pada zaman Napoleon karena perang yang berkesinambungan, cadangan bahan makanan menipis. Timbullah gagasan untuk mengganti mentega dengan margarin.

B. Ciri-ciri Masakan Kontinental.
Makanan kontinental merupakan makanan dari Benua Eropa dengan ciri-ciri sebagai berikut :

1) Eropa barat wilayahnya : Perancis , Belgia , Swiss, Belanda, dan Jerman memiliki selera makan yang sama. Bumbu yang sering dipakai adalah merica dan garam.

2) Eropa timur wilayahnya : Chekoslovakia , Hongaria , Yugoslavia, Yunani , Romawi, dan Rumania, mempunyai selera makan yang menggunakan berbumbu tajam dari rempah – rempah seperti lada.

3) Eropa selatan wilayahnya : Italia, Portugal, Spayol selera makan pada umumnya berbumbu tajam pula yaitu pala lada dan kayu manis.

Masakan kontinental biasanya menggunakan bumbu instan atau bumbu siap pakai berupa bumbu kering. Bumbu yang banyak digunakan orang Eropa adalah bumbu herb, dan garam, tidak menyukai vetsin. Teknik pengolahannya pun simple (mudah), singkat atau cepat. Masakan kontinental dilakukan secara bertahap dengan alat makan berbeda tiap jenis makanan dan dihidangkan sesuai giliran. Susunan makanan utama merupakan satu rangkaian yang terdiri protein hewani, makanan pokok dan sayuran. Protein hewani berasal dari lauk pauk yang biasanya menggunakan daging dan makanan pokok sebagai sumber karbohidrat menggunakan kentang. Porsi karbohidrat lebih sedikit daripada protein hewani sehingga porsi protein hewani merupakan makanan utama lebih banyak dari makanan pokok.

C. Urutan Menu Masakan Kontinental
Makanan kontinental diberikan dalam sebuah hidangan dengan sususan menu. Menu adalah suatu susunan makanan dan minuman untuk satu kali makan. Susunan menu makanan kontinental terdiri dari berbagai macam makanan yang dimakan secara bergiliran yang disebut courses/kosis dan mempunyai urutan tertentu. Menu yang sederhana dapat hanya terdiri dari satu atau dua giliran santapan saja tetapi dapat terdiri dari bermacammacam masakan yang disajikan berturut-turut menurut urutan yang telah ditentukan. Urutan menu Kontinental adalah :

1) Santapan mula dingin atau panas (appetizer cold atau hot hor’s deeuvre)
2) Sup (soup)
3) EntrĂ©e
4) Santapan utama (maindish) yang dapat berupa ikan (fshdish), daging (meatdish) atau ayam (pouldish)
5) Santapan penutup (dessert)
6) Keju (cheese)
7) Buah (fruits)
8) Kopi (cofee)
9) Likeur (ligour)

Melihat banyaknya giliran menu hidangan tersebut perlu dikombinasikan dengan baik sehingga semua giliran menu dapat dihidangkan. Ketentuan ketentuan yang perlu diperhatikan mengenai urutan giliran santapan tersebut adalah sebagai berikut :

1) Pada menu yang luas, dapat dihidangkan 2 macam sup agar para tamu dapat memilih antara sup yang berwarna muda atau sup yang berwarna tua yang biasanya lebih tajam rasanya atau antara consumme dan potage;

2) Masakan yang rasanya lebih tajam dihidangkan sesudah makanan yang rasanya agak tawar;

3) Hidangan dingin diberikan sesudah hidangan panas dari bahan yang sama, kecuali hors d’ oeuvre yang selalu merupakan giliran pertama dalam menu;

4) Saji sayuran diberikan antara 2 macam saji daging atau sesudah 1 saji daging;

5) Saji ikan atau daging yang dingin merupakan giliran terakhir sebelum santapan.


D. Susunan Menu Masakan Kontinental

Struktur menu makanan Kontinental modern hanya terbagi dari 3-5 giliran hidangan saja, namun struktur menu yang lebih kompleks lagi terdapat pada jenis makanan Kontinental yang klasik hingga mencapai 13 giliran hidangan. Namun pada umumnya giliran makan makanan Kontinental hanya terdiri dari 4 giliran hidangan saja appetizer, soup, main course, dan dessert. Dalam giliran appetizer dan soup memiliki jenis makanan yang dibedakan menurut karakteristik makanannya, appetizer terdiri dari cold dingin dan hot panas appetizer, soup terdiri dari clear bening soup dan thick kental soup.Saat ini susunan menu makanan kontinental disusutkan menjadi 4 giliran yaitu appetizer, soup, main course, dan dessert.

1) Appetizer (makanan pembuka )
Appetizer, dalam istilah bahasa Indonesia yaitu ‘hidangan pembuka’. Sedangkan istilah Perancis menyebutnya Hors d’oeuvre (starter). Appetizer merupakan penghantar untuk menikmati hidangan utama (main course) .Sebagai hidangan pembuka appetizer berfungsi untuk membangkitkan selera atau merangsang nafsu makan. Appetizer hendaknya memiliki rasa yang enak, ringan, menyegarkan (biasanya rasanya agak asam untuk merangsang selera makan), berukuran kecil (biet size, fnger food), dan disajikan dengan penampilan menarik.Appetizer dapat berupa hidangan panas (canape, fritters, soup) atau dingin (salad, Chilled Fruit Cocktail, Shrimp Cocktail), dan adakalanya berasa pedas.

Hidangan appetizer hendaknya disajikan dengan prima, meliputi rasa, aroma, penampilan, dan kesesuaian dengan alat saji agar dapat membangkitkan selera dan memberikan kesan bahwa hidangan yang akan disajikan setelahnya akan lebih enak lagi.

2) Main course (makanan utama).
Makanan utama (main course) adalah hidangan pokok dari suatu susunan menu lengkap. Ukuran porsi main course lebih besar dari appetizer. Main course disajikan lengkap terdiri dari makanan sebagai sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral seperti :

a) Sumber karbohidrat: kentang, nasi, pasta
b) Sumber protein dan lemak: daging, unggas, ikan, telur
c) Sumber vitamin dan mineral: sayuran.

Makanan yang dihidangkan terdiri dari lauk pauk hewani yang disertai kentang dan sayuran antara lain adalah :

a) Lauk pauk hewani yang dihidangkan pada main course seperti daging, ikan (kakap, tuna, tenggiri), unggas (ayam, bebek, kalkun), dan sea food (kerang, cumi-cumi, udang, lobster, kepiting) yang diolah dengan bermacam-macam cara dan menghidangkanya dengan saus dan besar porsinya berkisar 175 gram s.d 225 gram..

b) Sayuran yang dihidangkan pada main course ialah sayuran kontinental. Pada umumnya seperti buncis, bunga kol, lobak putih, brocoli, asparagus, dan lainya dan besarnya adalah 75gram.

c) Untuk garniture, kentang maupun penggantinya seperti macam-macam pasta yang dihidangkan dengan roti/roll yang besar porsinya 75 gram. Untuk nasi kadang juga mengganti kentang dengan lauk-pauk yang sesuai.

3) Dessert (makanan penutup)
Dessert atau hidangan penutup berfungsi untuk menghilangkan kesan dari hidangan sebelumnya. Dessert disebut juga hidangan pencuci mulut. Rasa dessert umumnyaadalah manis. Dessert terdiri dari 3 (tiga) macam, yaitu :

a) Hot dessert, dihidangkan pada suhu 60o C. contoh: kue sus isi manis, cake, puding roti, puding karamel, pancakes, dsb.
b) Cold dessert, dihidangkan pada suhu 10-15o C.    contoh: macam-macam puding, cooktail, dsb.
c) Frozen dessert, dihidangkan pada suhu 0o C. contoh: macam-macam ice cream, sorbet, punch, dsb.

Selain susunan urutan makanan, kegiatan makan di negara-negara Eropa diberikan menurut pembagian waktu makan yaitu :
1) Breakfast 06.00-09.00.
2) Brunch 10.00 (minum kopi/cemilan, sarapan bukan makan siang pun bukan).
3) Lunch 12.00-15.00 (menu tergantung keluarga)
4) Afernoon Tea 16.00-18.00 (tea/cookies/cemilan di sore hari)
5) Dinner 19.00-21.00
6) Supper tengah malam (biasanya setelah menonton acara tengah malam)


Read More

PASTRY & BAKERY

 PASTRY & BAKERY

PENGERTIAN PASTRY & BAKERY

Pastry / patiseri adalah salah satu pengetahuan dalam pengolahan dan penyajian makanan , terutama proses dan sekarang berbagai jenis kue . Patiseri berasal dari bahasa Prancis " Patisserie " yang berarti kue-kue.Patiseri dengan demikian dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk kue kue kontinenl baik , oriental dan kue Indonesia mulai dari persiapan , pengolahan sampai dengan presentasi .

· Pastry di dunia perhotelan adalah salah satu departemen f & b yang produknya bertugas membuat kue dan dessert kue untuk keperluan sudut , sarapan, coffe break, makan siang & makan malam .

· Bakery di perhotelan merupakan salah satu bagian dari kue pekerjaan membuat berbagai roti untuk keper luan sudut kue , sarapan, coffe break, makan siang & makan malam .

 

Ruang lingkup pastry


Patiseri dibagi menjadi dua , yaitu kue-kue oriental dan kue-kue benua . Kue Indonesia termasuk jenis kue oriental , termasuk kuenya, sementara kontinental , ragi produk , roti , kue dan icings , cookies , kue-kue , krim , puding , beku makanan penutup , permen .Perbedaan kue continental dengan kue oriental salah terletak pada lemak yang digunakan .Kue Kontinental umumnya menggunakan lemak padat seperti margarin , mentega dan shortening . Kue Oriental umumnya menggunakan lemak cair, seperti santan dan minyak .


Jenis-jenis produk yang termasuk patiseri


1 Bakery , termasuk bagian dari patiseri yang terdiri dari roti , kue, kue kering , dan kue . Produk roti dibuat dengan menggunakan bahan yang berbeda seperti tepung , lemak, gula , telur , garam , dan cairan ( air atau susu ) .


2 product Yeast (ragi) adalah produk patiseri yang menggunakan ragi sebagai pengembang . Bahan pengembang yang umum digunakan ada dua jenis, yaitu , ragi ( yeast ) dan agen kimia ( kimia meniup agen ) seperti baking powder , baking soda.contoh : apem , surabi , cupcakes , bika ambon .


3 Breads istilah untuk berbagai jenis roti , seperti roti , roti Prancis , roti Jerman, dan lain-lain . 4 Bahan utama pembuatan roti sangat sederhana , yaitu tepung, air , garam dan ragi .


4 Quick bread adalah roti cepat dengan proses yang relatif singkat .  roti cepat adalah solusi yang baik dalam menyajikan roti cepat dan praktis.


5 Cake adalah dua lemak tinggi dan rendah  lemak. Saat ini ada lima metode membuat metode creaming , metode dua tahap ( cake berlemak tinggi ) , metode spons ,  metode metode sifon ( rendah lemak kue ) .


6 Cookies adalah kue manis kecil yang terbuat dari adonan - kecil padat dan cair dan memiliki sifat tahan lama. Teknis persiapan dan penanganan adonan dibagi menjadi enam (
6 ) bagian:

-drop,

-bar ,

-digulung atau dipotong -out ,

-dibentuk ,

-ditekan dan wafer ,

-kotak es / kulkas.

 

Jenis adonan

Pada pastry ini yang dikenal digunakan sebagai pasta yang terbuat dari campuran tepung terigu, cairan serta lemak.

Pada dasarnya terdapat dua kelompok adonan yakni, adonan keras dan adonan lembut. Kelompok tersebut terdiri dari adonan puff pastry keras, Denmark dancroissant, strudel, pasta pendek. Sementara untuk adonan lembut terdiri dari choux paste.

Diatas adalah adonan pendek dan puff pastry dari beberapa contoh dari produk pastry. Semuanya itu terbuat dari bahan dasar yang sama, namun mempunyai teknik manufaktur yang berbeda.

Sementara pada adonan pastry (adonan lunak) seperti adonan crepe atau choux paste digunakan untuk dapat membuat produk pastry atau dessert klasik serta kontemporer.

source :http://knowhotels.blogspot.com/2013/10/pastry-bakery.html


Read More

Puding

 

Pengertian Pudding dan Macam- macam Jenis Pudding

Pudding adalah nama untuk berbagai hidangan penutup (dessert) yang umumnya dibuat dari bahan- bahan yang direbus, dikukus, atau dipanggang.

Pudding dapat diartikan sebagai hidangan penutup yang mempunyai rasa manis dan terbuat dari agar- agar. Tetapi ada jenis pudding yang bukan terbuat dari agar- agar, yaitu dari telur serta campuran tepung pati. Pudding dengan bahan baku susu (yogurt), tepung maizena, tapioka, atau telur dihidangkan setelah didinginkan lebih dulu. Pudding seperti ini rasanya manis dengan perisa coklat, karamel, vanila, atau buah- buahan. Tepung pudding instan memudahkan orang membuat pudding karena hanya perlu dicampur susu atau air panas.

Di Indonesia terdapat berbagai jenis pudding rasa tradisional yang memakai kelapa muda, gula merah, santan, tapai ketan hitam, atau campuran daun suji dan daun pandan. Buah- buahan yang dipakai untuk pudding misalnya: jeruk, nanas, sirsak, mangga, atau markisa.

Di Indonesia sering disebut dengan istilah Podeng. Perbedaan antara pudding dengan podeng yaitu apabila pudding disajikan dingin karena proses pembekuannya harus melalui almari pendingin sedangkan podeng proses pembekuannya melalui pemanasan.

Agar lebih jelas lagi pudding dikategorikan menjadi 4, yaitu:

1.Pudding agar- agar

Pudding agar- agar terbuat dari agar- agar dan disajikan dingin karena harus dibekukan terlebih dahulu dalam almari es. Pudding agar- agar dibuat dengan mencampur agar- agar bersama susu, tepung maizena, atau telur kocok. Pudding agar- agar sering dihidangkan dengan saus yang disebut vla.

Kuncinya agar dalam pembuatan pudding ini tidak mengalami kegagalan agar- agar harus direbus hingga mendidih betul. Jika menginginkan hasil pudding jernih perebusan dilakukan secara perlahan menggunakan api rendah hingga mendidih pelan.

Variasi pudding agar- agar diperoleh dari penambahan bahan- bahan seperti susu, telur, pewarna, pengaroma, dan buah- buahan. Teknik pencetakkan pudding sangat menentukan hasil jadi pudding. Teknik pencetakan yang sering digunakan adalah lapis (pudding pelangi), mozaik (pudding mozaik) dan pudding warna- warni dalam pudding jernih (pudding kaca).

Hal yang perlu diperhatikan pada saat pencetakan pudding adalah timing (waktu), artinya waktu yang tepat untuk menuangkan pudding pada cetakan. Apalagi jenis pudding lapis, waktu untuk melapis harus diperhatikan kapan harus menuang pudding diatas lapisan yang agak beku.

Pudding yang ditambah dengan putih telur yang dikocok hingga kaku akan menghasilkan pudding dengan tekstur yang lembut seperti busa yang dalam istilah asingnya disebut “Bavarois”. Kesulitan yang sering membuat membuat bavarois dikatakan gagal adalah adanya lapisan busa dan pudding jika telah membeku. Lapisan tersebut dapat saja terjadi jika pada saat pengadukan tidak homogen atau pada saat memasukkan adonan agar- agar dalam putih telur kocok sudah dalam suhu dingin. Variasi yang diperoleh dapat ditambahkan caramel, juice buah,atau essence. Contoh: Pineapple Bavarois, Bavarois Hopyes, Orange Bavarois.Penambahan kuning telur dalam pudding menghasilkan pudding yang mempunyai tekstur lembut dan penuh gizi.

Teknik mencampur kuning telur sama dengan teknik yang digunakan pada proses pembuatan Vanilla Sauce. Contoh: Black Forest Pudding. Pudding dapat divariasi dengan menggunakan buah. Buah yang digunakan dapat berupa buah segar (dapat diblanch terlebih dahulu), buah siap saji, juice buah atau puree buah.

2.Starch Thickened

Starch Thickened dapat disebut dengan istilah Boilled Puddings, karena Starch Thickened menggunakan bahan pati jagung yang membutuhkan proses perebusan agar dapat mematangkan pati dan membuat pati menjadi kental. Bahan- bahan dalam pembuatan Starch Thickened adalah susu, gula, essence dan bahan pengental. Cara penyajiannya dapat dicetak dalam cetakan besar atau cetakan single portion. Contoh: Cornstarch Pudding, Blanch Mange.

3. Baked Pudding

Baked Pudding yang menggunakan teknik olah bake (panggang) atau lebih tepatnya adalah au bain marie dengan bantuan oven. Teknik au bain marie dalam pembuatan pudding ini sangat penting karena akan membentuk tekstur yang lembut, lembab dan halus, jika hanya dipanggang saja akan membuat pudding menjadi kering dan berkerak. Contoh: Bread Pudding, Crème Caramel.

4. Steamed Pudding

Pudding ini menggunakan teknik kukus. Tekstur pudding ini sangat berat dan penuh dengan Filling (isi) dan disajikan hangat, oleh karena itu bagi bangsa Eropa pudding ini hanya dibuat dan dihidangkan pada musim dingin saja.

Sumber : http://nurul-farikhatir.blogspot.com/2012/02/pengertian-pudding-dan-macam-macam.html

 

Resep Puding Agar-Agar

 Puding Sutra 



Bahan-bahan:

1 bungkus agar-agar bubuk plain (warna putih)

1 kaleng susu kental manis putih

5 kaleng air (pakai bekas kaleng susu untuk tempat air)

Buah kalengan sesuai selera

Sirup rasa jeruk, mangga, atau squash sesuai selera ( boleh nutrisari)

Potongan buah segar lain, seperti stroberi, kiwi, dan biji selasih, sesuai selera (bisa di skip)

Cup kecil untuk agar-agar atau wadah cetakan lainnya.

Cara Membuat :

Pertama campur susu, air dan agar-agar. Aduk rata, lalu rebus hingga mendidih.

Jika sudah mendidih, angkat dari api, lalu aduk hingga uapnya hilang.

Tuang puding dalam cup kecil, kemudian biarkan hingga setengah beku.

Tuang sirup jeruk (tanpa diencerkan) atau cairan serbuk nutrisari di setiap cupnya, dan biarkan hingga beku. Sirup akan terserap oleh pudingnya.

Beri satu sendok makan buah kaleng di masing-masing cup.

Beri tambahan topping seperti buah segar atau biji selasih untuk mempercantik tampilan puding.



 

Read More

Kue Indonesia

 


A. Pengertian Kue Indonesia

Kue di Indonesia dapat diartikan dengan segala macam yang dapat disantap dan dimakan di samping makanan utama nasi, lauk-pauk dan buah-buahan. Kue Indonesia juga dapat diartikan sebagai penganan atau makanan kecil yang terdapat di Indonesia. Makanan kecil ini dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan pada suatu hidangan pesta atau selamatan, dapat pula sebagai pengiring minum teh disajikan kepada tamu atau sebagai bekal ke kantor atau kesekolah.


Kue Indonesia sering juga disebut penganan atau sedap-sedapan baik yang basah maupun yang kering dapat dihidangkan dengan minuman kopi atau teh pada pagi hari maupun sore hari. Selain itu juga dapat dihidangkan pada berbagai kesempatan seperti pada selamatan, pesta, rapat dan pertemuan, atau dapat juga dipakai sebagai makanan penutup.


Kue Indonesia merupakan salah satu kebudayaan yang dapat dibanggakan, yang mempunyai kombinasi bahan, cara memasak dan cara menyajikan yang menunjukkan budaya bangsa tinggi. Banyak bahan yang sama terdapat diseluruh Indonesia, seperti beras ketan, macam-macam tepung, kacang-kacangan, umbi-umbian, buah-buahan, maka tidak heran bila terdapat kue/ penganan yang sama diberbagai tempat di Indonesia, meskipun dengan nama dan bentuk yang lain, tergantung pada kreasi dari masing-masing daerah.


B. Prinsip-prinsip Kue Indonesia

Untuk pembuatan kue, anda harus mengenal berbagai jenis bahan dasar dan syarat-syarat pemilihan bahan. Pengelempokkan bahan pembuatan kue Indonesia berbeda dengan bahan pembuatan kue Kontinental maupun kue Oriental atau kue moderen. Bahan pembutan kue Indonesia dapat dikelompokkan menjadi :


1. Bahan pokok

2. Bahan cair

3. Bahan penambah rasa, warna dan aroma

4. Bahan-bahan lain


Masing-masing bahan tersebut memerlukan teknik penanganan yang khusus. Ketepatan pemilihan bahan sangat berpengaruh terhadap kue yang dihasilkan. Komposisi bahan umumnya terdiri dari umbi-umbian, tepung-tepungan (beras, ketan, sagu, terigu), santan dan gula, sedangkan yang asin dengan memakai variasi daging, ikan, ayam dan lain-lain. Sebagian produk diproses dengan memanfaatkan minyak goreng.


Bahan yang dimanfaatkan disesuaikan dengan hasil alam dari daerah tersebut, pada umumnya memakai bahan segar tanpa diproses. Kekayaan alam Indonesia menjamin selalu tersedianya bahan pangan untuk kue-kue sesuai dengan hasil daerah tersebut sepanjang masa. Pemakaian bahan makanan segar tentunya akan menjamin ma kanan sehat sehingga kue tradisional kita perlu dipertahankan untuk menjamin kesehatan tubuh.


C. Klasifikasi Kue Indonesia

Kue Indonesia diklasifikasikan berdasarkan bahan utamanya dan jenis adonanya. Klasifikasi kue Indonesia berdasarkan bahan utamanya dapat diuraikan sebagai berikut:


1. Kue dari tepung beras;

2. Kue dari tepung beras ketan;

3. Kue dari tepung terigu;

4. Kue dari tepung kanji;

5. Kue dari tepung hunkwe;

6. Kue dari umbi-umbian;

7. Kue dari kacang-kacangan;

8. Kue dari buah-buahan.


Klasifikasi kue Indonesia berdasarkan jenis adonan dapat diuraikan sebagai berikut:


1. Kue Indonesia ditinjau dari adonan cair dan padat.

Adonan cair adalah adonan yang konsistensi bahan cairnya lebih banyak daripada bahan padatnya dan tidak dapat dibentuk dengan tangan, yang terdiri dari:


a) Adonan cair tidak beragi

b) Adonan cair beragi


Adonan padat adalah adonan yang konsistensi bahan padatnya lebih banyak daripada bahan cairnya dan adonannya dapat dibentuk dengan tangan, yang terdiri dari:


a) Adonan padat tidak beragi

b) Adonan padat beragi


2. Kue Indonesia ditinjau dari rasa, yaitu memiliki rasa manis dan rasa gurih/ asin.


3. Kue Indonesia ditinjau dari teknik pengolahan, yaitu:

a) Direbus. Contoh : macam-macam bubur.

b) Dikukus. Contoh : kue mangkok.dan Putu Ayu

c) Digoreng. Contoh : combro misro.

d) Dipanggang/dibakar. Contoh: Surabi

e) Di Oven. Contoh produk : wingko babat.


4. Kue Indonesia ditinjau dari tekstur kue, yaitu:

a) Lunak/ empuk. Berikut gambar contoh produk: macam-macam bolu.

b) Krispi. Contoh produk: Kue Kembang Goyang

c) Kenyal. Contoh: macam-macam kue lapis :lapis santan, lapis jongkong.

Read More

Pengetahuan Bahan Makanan

SEREALIA

a.      Pengertian Serealia
Serealia (Bahasa Inggris ; cereal) ,dikenal juga sebagai sereal atau biji-bijian merupakan sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji/bulirnya sebagai sumber karbohidrat/pati.
Kebanyakan serealia merupakan anggota dari suku padi-padian dan disebut sebagai serealia sejati. Anggota yang paling dikenal dan memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga dikenal sebagai serealia utama adalah padi, jagung, gandum, barley, rogge/rye, oats/haver, jail, soba, dan millet. Beberapa serealia juga dikenal sebagai pakan burung berkicau, seperti millet/jewawut walaupun menghasilkan pati, tanaman seperti sagu, ketela pohon, atau kentang tidak digolongkan sebagai serealia karena bukan dipanen bulir/bijinya.

Umumnya serealia kaya karbohidrat, cukup protein, sangat rendah kandungan lemak, dan kaya serat kasar. Seralia juga kaya vitamin (vitamin E dan B kompleks), serta mineral (besi, magnesium dan seng). Istilah “serealia” diambil dari nama dewi pertanian bangsa Romawi: Ceres.

b.      Jenis – jenis Serealia
1.      Padi
Tanaman ini diperkirakan berasal dari India,RRC dan Indonesia. Tanaman ini dapat dibudidayakan pada areal persawahan. Padi (Oryza sativa) diolah menjadi beras  dengan cara ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya terlepas dari isinya. Di Indonesia,beras adalah sumber kalori 60-80% dan sumber protein 45-55%,sumber karbohidrat utama selain gandum. Sebagaimana bulir serealia lain,bagian terbesar beras didominasi oleh pati sekitar 80-85%. Beras juga mengandung protein,vitamin,mineral dan air. Pati beras tersusun atas dua polimer karbohidrat, yaitu : Amilosa,pati dengan struktur tidak bercabang dan Amilopektin, merupakan molekul raksasa dan mudah ditemukan karena menjadi satu dari dua senyawa penyusun pati, bersama-sama dengan amilosa.

Padi termasuk dalam suku padi-padian atau poacea. Produksi padi menempati urutan ketiga dari seluruh jenis serealia setelah jagung dan gandum. Padi (yang nantinya dijadikan nasi) merupakan makanan pokok bagi banyak penduduk di dunia

Padi tanaman paling umum dibudidayakan petani Indonesia sebagai sumber makanan pokok yaitu beras.

2.      Jagung
Jagung (Zea mays) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting selain padi dan gandum. Jagung dapat tumbuh pada semua jenis tanah. Umur jagung dipanen pada saat berumur 50-60 hari setelah berbunga. Makanan pokok penduduk Amerika Utara, Amerika selatan,dan Afrika ,serta pakan ternak utama di berbagai penjuru dunia. Di indonesia menjadi sumber karbohidrat  utama warga sebagian Pulau Madura dan Nusa Tenggara Timur.Selain sebagai  sumber karbohidrat,jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya dari bulir dibuat tepung jagung /maizena.Tongkol jagung kaya akan pentose,yang dipakai sebagai bahan baku furtural.

Jagung juga termasuk Gramineae yang dibudidayakan sebagi penghasil biji-biji

3.      Gandum
Gandum (Tricum sp) adalah sekelompok tanaman serelia dari suku padi-padi yang kaya akan karbohidrat.Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu,pakan ternak,ataupun difermentasi untuk menghasilkan alcohol. Berdasarkan penggalian arkeolog, diperkirakan gandum berasal dari daerah sekitar laut merah  dan laut Mediterania,yaitu daerah Turki, Siria, Irak,dan Iran.Sejarah Cina menunjukkan bahwa budidaya gandum telah ada sejak 2700 SM. Gandum juga mengandung protein,mineral,dan vitamin.



Tanaman gandum paling populer di daratan Amerika dan Eropa. Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu.

4.      Sorghum
Sorghum (Sorghum sp) adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, akan ternak dan industry. Sebagai bahan pangan ke-5, sorgum berada pada urutan ke-5 setelah padi, gandum, jagung dan jelai. Makanan pokok penting di Asia  Selatan dan Afrika sub-sahara. Sorgum di Indonesia belum terlalu banyak digunakan.



Tanaman sorghum termasuk menjadi bahan pokok, namun jarang dibudidayakan  khusunya di daerah Jawa. banyak dibudidayakan  didaerah Afrika karena tahan kering

5.      Barley
Barley (Hordeum vulgare) berasal dari Mesopotomia. Biji barley bisa difermentasikan menjadi bir, sedangkan tepungnya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kue, roti, dan makanan bayi dan sereal.

 Barlay atau jelay juga termasuk tanaman biji-bijian serealia mirip padi, konsumsi barlay dunia hanya 10% saja, lainya adalah untuk campuran tepung

6.      Jali
Jali merupakan sejenis serealia tropika dari suku padi-padian atau poaceae. Asalnya adalah Asia Timur dan Malaya namun sekarang telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Beberapa varietas memiliki biji yang dapat di makan dan di jadikan sumber karbohidrat dan juga obat. Kegunaan tanaman ini sebagai pembuatan bir, tanaman hias, obat cacing dan daunnya dapat digunakan untuk atap rumah. Namun sekarang jali nyaris tidak di konsumsi lagi. Di perdagangan internasional ia dikenal sebagai chinesek pearl wheat (gandum mutiara cina), walaupun ia lebih dekat kekerabatan dengan jagung dari pada gandum.


7.   Millet
Millet (Seteria Italic L.) merupakan sekelompok sereelia yang memiliki bulir berukuran kecil. Penyebutan millet adalah semata untuk mengelompokkan berbagai serealia minor ( bukan utama). Sorgum dan jail kadang-kadang dianggap millet. Millet pernah menjadi makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika. Di Indonesia tanaman ini disebut Jewawut yang dikenal umumnya sebagai makanan burung. Tetapi di Amerika millet justru diolah menjadi makanan berenergi.

8. Fonio
Fonio merupakan serealia yang dibudidayakan di Afrika Barat, terutama di sekitar daerah aliran Sungai Niger dan Volta. Tanaman fonio adalah serealia alternatif yang relatif lebih tahan kondisi kekeringan, meskipun kemudian memberikan hasil yang relatif rendah. Di kalangan warga Afrika Barat, tanaman ini memiliki nilai budaya yang tinggi. Upacara-upacara tertentu melibatkan fonio sebagai komponennya.


C. Manfat Serealia

  •  Serealia kaya akan zat gizi, hal ini tergantung pada jenisnya. Umumnya serealia kaya akan zat karbohidrat dan serat, cukup protein, dan sangat rendah kandungan lemaknya. Serealia juga mengandung vitamin (vitamin E dan B kompleks) serta mineral (besi dan magnesium)
  • Serealia kaya akan serat yang berperan penting dalam proses pencernaan. Dengan mengonsumsi serealia, pencernaan berjalan lancar dan menghindari terjadinya sembelit
  • Serealia mengandung berbagai senyawa kimia yang berperan penting untuk kesehatan, seperti lignan, asam fitat, saponin, dan fitosterol. Senyawa ini dapat menekan resiko penyakit jantung dan pertumbuhan sel kanker serta menurunkan kadar kolesterol dalam darah.


D. Hasil Olahan Serealia
  •  Contoh hasil olahan beras: - Kue Nagasari
                                                 - Kue mangkok
                                                 - Bubur
  •  Contoh hasil olahan Jagung: - Sup jagung.
                                                   - Rolade Jagung
                                                   - Puding jagung manis
                                                   - Rolade Jagung 
                                                   - Rolade Jagun
  •  Contoh hasil olahan dari Gandum:  - Roti gandum , mie, pasta
  • Contoh hasil olahan dari sorgum - Ongol-ongol
                                                         - Cendol tepung sorgum
                                                         - Kue semprit dahlia
  •  Contoh hasil olahan dari jelai: - Barley malt syrup                                                
  •                                                   - Super malt
  •                                                   - Malta(soft drink)






Read More